Brimob Semprot Jalur Cipinang-Rawamangun hingga Pulogadung Antisipasi Abu Vulkanik

Nasional63 views

JAKARTA — Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Metro Jaya mengerahkan kendaraan taktis Armored Water Cannon (AWC) untuk menyemprot sejumlah ruas jalan di Jakarta, Tangerang Selatan, hingga Kabupaten Bekasi. Langkah tersebut dilakukan sebagai respons terhadap sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau pada Minggu (6/9/2026).

Penyemprotan dilakukan untuk membasahi permukaan jalan agar endapan abu vulkanik tidak mudah beterbangan akibat mobilitas kendaraan. Upaya ini sekaligus untuk membantu menjaga jarak pandang dan keselamatan pengguna jalan di wilayah yang terdampak.

Di Jakarta Pusat, personel Brimob melakukan penyemprotan mulai dari kawasan Patung Kuda, Bank Indonesia, Sarinah hingga Bundaran Hotel Indonesia (HI).

Sementara itu, Batalyon B Pelopor menangani jalur Cipinang, Rawamangun hingga Pulogadung di Jakarta Timur. Batalyon C dikerahkan ke Jalan RE Martadinata dan Jalan Pondok Cabe Raya, Tangerang Selatan.

Adapun Batalyon D Pelopor difokuskan menangani Jalan Raya Tegal Danas, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi.

Kendaraan AWC yang digunakan memiliki kapasitas 6.000 liter air. Armada tersebut dimanfaatkan untuk membasahi permukaan aspal sehingga endapan abu vulkanik tidak mudah terangkat dan beterbangan ketika dilintasi kendaraan.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan pengerahan personel dan sarana tersebut merupakan langkah cepat untuk mengurangi dampak sebaran material vulkanik terhadap aktivitas masyarakat.

“Kami mengerahkan personel dan sarana yang dimiliki untuk melakukan penanganan di sejumlah ruas jalan demi membantu mengurangi dampak sebaran material vulkanik,” kata Henik dalam keterangannya, Minggu.

Menurut Henik, penanganan tersebut melibatkan personel dari Batalyon A, B, C, dan D Pelopor yang disebar ke sejumlah titik berdasarkan kondisi wilayah terdampak.

Selain melakukan penyemprotan, personel Brimob juga memberikan edukasi kepada masyarakat melalui pengeras suara. Warga diimbau menggunakan masker, menjaga kesehatan, tetap tenang, serta mengikuti arahan dari pemerintah dan instansi terkait.

“Selain penyemprotan, personel juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar menggunakan masker, menjaga kesehatan dan mengikuti arahan pemerintah,” ujarnya.

Brimob Polda Metro Jaya juga terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan dampaknya terhadap wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Masyarakat diimbau tidak panik serta mengikuti informasi resmi pemerintah terkait perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. Warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan apabila terjadi perubahan kondisi di wilayah masing-masing.

Sementara bagi pengendara, kepolisian mengimbau agar mengurangi kecepatan ketika melintasi ruas jalan yang terdampak abu vulkanik. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi berkurangnya jarak pandang maupun kondisi permukaan jalan yang dapat memengaruhi keselamatan berkendara.