BEM Borobudur Minta Partisipasi Publik Diperkuat dalam Pembahasan RKUHAP Berita|December 29, 2025December 11, 2025by Redaktur Rezim Jakarta — Sdr. Ricko Yuliansyah, menyampaikan sikap resmi lembaga kemahasiswaan terkait dinamika
BEM Institute STIAMI Ajak Jaga Stabilitas Nasional, Dorong Kajian Kritis RKUHAP Berita|December 29, 2025December 14, 2025by Redaktur Rezim Jakarta — BEM Institute STIAMI melalui Menteri Koordinator Sosial dan Politik, Sdr.
Peran Advokat Ditingkatkan demi Proses Hukum Adil, LKBHMI Dukung RKUHAP Nasional|December 19, 2025December 11, 2025by Redaktur Rezim Jakarta, 19 Desember 2025 – Dukungan terhadap percepatan pengesahan Rancangan Undang-Undang Kitab
Muhammad Abdi Ajak Publik Sikapi RKUHP–RKUHAP Tanpa Polarisasi Berita|December 13, 2025December 18, 2025by Redaktur Rezim Jakarta – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK)
KP3 Ajak Publik Pahami RKUHAP Secara Utuh dan Berimbang Berita|December 6, 2025December 15, 2025by Redaktur Rezim Jakarta – Direktur Komite Pendukung dan Pengawas Presisi Polri (KP3) Ade Ardiansyah
Mixil Mina Munir Serukan Pemerintah Responsif Hadapi Kritik RKUHAP Nasional|November 6, 2025November 20, 2025by Redaktur Rezim Jakarta – Aktivis Reformasi 1998, Mixil Mina Munir, menegaskan bahwa dinamika pro-kontra
Penerapan Asas Dominus Litis dalam Revisi KUHAP: Ancaman Ego Sektoral antar Penegak Hukum Nasional|May 24, 2025May 26, 2025by Redaktur Rezim Jakarta – Partai Mahasiswa Indonesia mengadakan Forum Group Discussion (FGD) dengan tujuan
Wamen Hukum Singgung Potensi Abuse of Power Kejaksaan, Menuju Superbody? Nasional|March 3, 2025by Redaktur Rezim Jakarta – Peran kejaksaan dalam sistem peradilan pidana kembali menjadi sorotan menyusul
Tolak Dominus Litis di RKUHAP, Fernando Emas: Penyidikan Harus Tetap di Tangan Polisi Nasional|February 8, 2025by Redaktur Rezim Jakarta – Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas menyatakan bahwa usulan Jaksa
Advokasi Hak Asasi Manusia Jadi Prioritas dalam Revisi RKUHAP Hukum|January 23, 2025by Redaktur Rezim Jakarta – Pakar Hukum Universitas Gajahmada (UGM) Prof Eddy O.S. Hiariej menyoroti